Uncategorized

First blog post

This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

post

Iklan
My Journey

SEMANGKUK BAKSO

setelah 5 hari berda di sini Alhamdulillah kami diizinkan pulang karena kondisi tante sdh semakin membaik alhamdulillah.. keinginan makan semangkuk bakso itu akhirnya aku tunda karena bertepatan dengan waktu pulang kami. Hmm baiklah aku harus sedikit bersabar karena ini jauh lebih penting pulang ke rumah. Kami bergegas meninggalkan Rumah Sakit setalah resume diberikan padaku. Menelusuri lorong Rumah Sakit yang panjag ini membuatku sedikit berkeringat akibat membawa barang yang cukup banyak sedangkan tanteku tidak dibolehkan dokter dulu untuk mengangkat beban berat. Alhamdulillah sampai juga diloby IGD dan sambil menunggu taksi pikiranku kembali mengingat semangkok bakso ituu.. ahh rasnya pasti nikmat.

Astagfirullah segera kutepis keinginan itu bertepatan dengan taksi yg menghampiri dan kemudian melaju membawa kami ke tempat tujuan (Rumah).. Besoknya aku ingat bahwa aku akan k RS itu lagi untuk menjenguk teman di sana baiklah setelah menjenguk aku akan singgah makan bakso di sna. Tapi qadarallah hujan begitu deras sehingga menghentikan langkahku untuk k sna.. akhirnya aku menepis keinginan itu mungkin belum rezekinya makan bakso hehe..

Tiba-tiba di hari ahad (minggu) sore tanteku (ini tanteku yg lain😊) yg rumahnya kami tinggali ini bercerita tentang bakso yang enak yang letaknya tak jauh dri sni dan tanteku itu bersedia mengantar dn menemaniku makan.

Alhamdulillah akhirnya keinginan makan bakso ini terpenuhi juga terima kasih ya Rabb.. kami bergegas dan aku menikmati semangkuk bakso itu dengan sangat nikmat Subhanallah dn harganya sangat murah benar benar bonus dari Allah.. 😍 tak henti kuucap syukur.. Alhamdulillah

Ternyata kejutan yang Allah berikan tak sampai disitu keesokan harinya keponakanku ingin makan bakso juga dan dia juga membelikan aku semangkuk bakso yang katanya terkenal. Ini sdh 2 hari aku makan bakso subhanallah Alhamdulillah..

Dan hari ini saat aku akan pamit pada temanku karena akan pulang k kampung halaman ternyata kejutan dari Allah lagi aku diajak makan bakso lagi yang merupakan bakso yang terkenal di daerah tempat tinggalnya. Subhanallah Alhamdulillah laa haulawala quwataillah billah.. Tak henti kuucap syukur, ini kali ketiga aku makan bakso, dua mangkok bakso gratis lagi. Masya Allah.

Allah terlalu baik kawan. Atas sedikit kesabaran yang tidak seberapa Allah beri kejutan yang luar biasa Subhanallah.

Maka Nikmat Tuhan manalagi yg kamu Dustakan.

Bukankalah Allah Ta’ala Berfirman :”Hai orang-orang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar ” (Qs. Al Baqarah (2) : 153).

Maka bersabarlah wahai kawan kamu akan menemukan buah dari kesabaranmu. Sungguh Terlalu indah 😍

Sepenggal kisah hikmah di kota sebrang.😊

My Diary

Poli-Klinik

Senin pagi ditemani langit mendung Aku bersama tanteku bergegas berangkat ke sbuah RS besar di Kota ini.. ya tujuan kami k sini karena tante akan berobat. Ini pertama kali aku menginjakkan kaki di RS sebesar ini yang sudah berstandar internasional..πŸ˜ƒ sangat besar RS ini. Ok kami turun pertama kali di IGD sunyi tak ada satupun org πŸ€” akupun bertanya kpda security pak dimana poliklinik? Kataku, “Poliklinik tempatnya di gebung IRD (Instalasi Rawat Jalan) di sebelah sambil menujuk ke arah kiri gedung IGD” jawab pak security, “baik pak terima kasih” jwbku lgi.

Kami lngsung k IRD, Kami berjalan di temani rintik hujan yg mulai turun membasahi bumi.. hmm hari pertama yg penuh tantangan. 😎 Sampailah kami di Gedung IRD, dan subhanallah full sangat ramai di sni. Kami bingung jadilah kami bertanya pada petugas dibagian informasi. Maaf bu, “polik obgin dimana ya?” Kataku. Kemudian ibu petugas itu menjelaskan “jalan ini lurus (sambil menunjuk k jalan tengah yg dipenuhi org) setlah itu belok kanan – lurus – belok kanan nah disitulah polik obgin”. “Baik bu terima kasih” jwbku cepat.😊

Kamipun bergegas mengikuti petunjuk arah yg dijelaskan ibu petugas itu. Dann kami sampai di tujuan tapi tak satupun tulisan polik obgin yg aku temui karena berjalan sampai dibagian belakang hanya ada polik bedah, polik mata lalu dimana polik obgin? Aku melihat skali lagi tapi hasilnya nihil.. Tanteku mulai lelah menatap dgn wajah yg berharap aku sgra menemukan polik obgin itu.. hmmm baiklah akhirnya aku kembali k bag informasi paling depan tdi.

Kali ini aku menemukan petugas laki-laki. Maaf pak polik obgin dimana? Kataku.. kmdian bapak itu menjelaskan ” ini lurus (sambil menunjuk k jalan tengah tdi)- belok kanan – lurus – dpt pintu kluar kmdian lurus nanti dpt ruangan yg ada kaca nah disitulah polik obgin” katanya. “Baik Pak trima kasih” kataku..

kali ini aku lbh bersemangat ok jalan sampai dpt pintu kluar dan Ya Allah semuanya ruangan kacaa yg mana lgii polik obgin πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚.. tanteku mulai lelah dn jalan di dpn masih pnjng mau balik lagi k bagian informasi di depan sdh terlalu jauhh.. akhirnya sambil jalan perlahan aku menunggu petugas yg lewat untuk bertanya, dan akhirnya seoarng suster berjalan ke arah kami alhamdulillah 😊.. maaf suster polik obgin dimana ya?? Kmdian suster menunjukkan ruangan tepat di depan kami dgn tulisan MOTHER and CHILD.. aku bertanya lagi yg ini suster??? “Iya” jwbnya sambil berlalu aku mengucpkan terima ksh pelan sambil tak percaya melihat ini. Ini sdh kmi lewati tdi tpi krna tdk ada tulisan polik obgin jdi kami lanjutkan perjalan.. ohhhh tidakkkkkk memang sama ya tulisan polikobgin dgn mother and child??? πŸ€”πŸ€”πŸ€” Knp tdk blng sja mother and child jdinya kan gampang kami carii..😰😰😭

Ya sudahlah Alhamdulillah sdh dpt. Tanteku senyum sumringah tanda kelelahn hari ini berbuah manis. Kami melangkah masuk polik obgin = mother and child dgn senyum lebar dn masih sedikit tak percaya..🀣🀣🀣

My Diary

Pebruari or Maret ???

Waktu menunjukkan pukul 08.00 aku sudah tiba di kantor.. pagi ini aku sangat bersemangat k kantor. Mungkin efek lama tak k kantor. 😁 Hampir sepekan aku tak menginjakkan kaki di kantor hmm.. ada sedikit problem tpi alhamdulillah sudah tuntas dn hati sdh tenang. Sampai depan ruang tamu utama kantor aku dipanggil sama Big Boz.. katnya k sini cpt ada tamu utk ruanganmu cepat selesaikn apa kpluan beliau pinta Big Boz.. iya Pak jawabku. tamu itu seoarng bapak yg sudah tua aku bergegas mengajaknya naik k ruangan kami, aku membuka ruangan dan mempersilahkan belaiu duduk kmdian menghub pj. Bagian trsbt. Stlh kuhubungi pj.nya akan dtg bbrp menit lgi, aku k kantin memblikan kue dn minuman untuk bapak yg jdi tamu pertama di ruangan kami. Bbrpa menit berselang pjnya dtg menyelesaikan urusan dan alhamdulillah beres.

Karena tdk masuk 1 pekan bnyk laporan yg tertunda kmudian ad sekitat 11 surat yg hrs diketik krna akan disebarkan. Hari itu aku terlihat sangat sibukk menyelesaikan laporan dn mulai mengetik surat. Tepat jam 12.30 smua selesai alhamdulillah smua surat sdh diprint dn dismpn di dlm map. Azan dhuhur berkumandang jdi aku bergegas izin kpda kepla ruanganku utk istirht shalat dn makan.

Slesai shalat aku msh duduk di mushalah dekat kantor kmudian WA temanku masuk katanya “nona maniss tdi ketik surat semua bulan maret, ini msh bulan pebruari non hahahaha” seketika aku tertawa geli astagfirullah segera kulihat tgl di hp ya Allah benar ini bru tgl 20 Pebruari??? Knp surat tdi aku ketik 20 Maret sdh diprint lagii.. hadehh ini efek lapar atau efek lama tak masuk kantor… πŸ˜°πŸ˜°πŸ˜°πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ˜…πŸ˜…

temanku itu tertawa terbahak2 membalaz WAku katanya “tdi aku mau melanjutkan mengetik surat baru lgii jadilah aku mencri di file arsip surat feb tpi tak ada stupun surat yg kmu ketik nona” lanjutnya ehh “ternyata saat aku lihat hasil print surat2 itu tertulis tgl 20 Maret 🀣🀣🀣🀣..” temanku itu masih tertawa sja.. akhirnya aku memblaz WA temanku sedikit beralsann menutupi rasa malu 😢 “iyaa mta tlg dipindahkan ya suratnya k file bln feb dn diganti tanggalnya. Aku kira sdh bln maret krna ada kegiatanku bulan itu (memang benar ada keg luar kantorku tpi ini jwbn ngeles krna maluu kurng konsentrasi 😊😊). Temanku jawab siapp dengan tertawa Hahahaha”. Aku hnya membalas dgn 😁😊

Keesokan harinya aku yakin ini bakal jdi bahan obrolan pagi semua teman di ruangan. Ok baiklah hari ini aku haruss siap pasang muka cuek dn jwbn yg tak pass mantap hehe. Dan taraaa.. benarr baru masuk dn duduk lngsung temaku blng siapa yg ketik surat bulan maret?? Smua ketawa terpaksa aku hanya ikut tertawa dn menjelaskan iya maaf ada keg bln maret jdi aku pikir sdh bln maret dn kmbli smua tertawaa.. aku hanya senyum menahan maluu dn berkata dlm hati konsentrasi fokus fokuss jgn ngulang lagii.. 😊😊😊

My Diary

ocean twelve

Beberapa tahun silam.. aku pernah tinggal di kota kecil di sebuah kabupaten di timur indonesia. Terletak cukup jauh dari perkotaan. Ketempat ini kami harus menaiki feri atau speedboat kurang lbh 30 menit setelah itu naik lgi mobil kurang lbh 1 jam baru sampai di tempat tinggalku. Jauhh iya sangat jauh hehe.. kami pindah mengikuti kepindahan papa di sini. Suasana kota ini sangat asri, udara segar dn sangat tenang lebih tepatnya sunyi karena masyarakat di sni jarang kluar rmh dn hampir tak ada bangunan tinggi di sni.. sangatt desaa. Padahal ini ibukota kabupaten lho 😁.. jalanannya besar dn lebar tpi tak ada kendaraan yg lalu lalang hampir 2 jam sekali kmi mendengar bunyi kendaraan.. πŸ˜ƒ jdi kalau menunggu angkot di sni harus super sabarrr.. dn aku lebih memilih jalan kaki ketika tidak diantar papa k sekolah.

Awal aku tinggal di sni cukup stress hari-hari pertama penuh tangiss karena dulu kami tinggal di kota yg ramai dn di komplek perumahan jadi sama tetangga sudah sangat akrab dn bnyk teman di sna. Disni tak satupun org dikenal.. asingg sangat asingg.. rumah kami terletak paling ujung dn setelahnya jalanan.. Para tetangga hampir tak pernah kelihatan rupanya.. aku stiap siang sering berdiri di depan rumah menunggu ada org yng bisa kuajak kenalan hehe.. tapi tak satupun org kutemui. Terlalu sunyi πŸ˜‘

Halaman rumah Dinas yg diberikan utk papa tinggali sngat luass dn besar. Sore itu aku duduk dpn rumah memandang laut. Alhamdulillah rumah kami terletak depan pantai jadi salah satu yg bisa membuat sedikit bahagia. Asyik melihat pemandangan aku bertemu seekor kucing aku mulai berkenalan dengannya. Kucing itu kuberi nama pussy. Hari-hariku mulai berubah aku mulai menikmati tinggal di sini apalgi aku punya seekor kucing yang bisa kuajak bermain. Beberapa bulan kemudian ada seekor kucing lgi kutemui mungkin pacarnya si pussy dia ingin mengenalkan padaku. 😊 jdilah merak berdua menjdi temanku kuberi nama dia iwa* πŸ˜ƒ… Akhirnya merka punya anak 2 ekor kmdian bertmah 4, 6 sampai 12 ekor..πŸ€—πŸ€— klga besar mrka kuberi nama ocean twelve.

Petualangan pun dimulai aku mulai punya kesibukan mengurusi keluarga ocean twelve itu yg disingkat OCT. Tiap hari aku yg menyiapakn makanan, memandikan dn mengajari mereka bermain. Di saat jam makan aku sering memanggil nama mereka satu persatu kmdian merka berbaris rapi dn mulai menyantap makanan yg kuberi. Ternyata tetangga di samping rmh kami mendengar stiap kali aku memanggil mereka. Dann bbrpa hri kmdian tetangga samping rmh mulai keluar dn menegurku katanya itu “siapa yg dipanggil?? Tiap hri kmi dgr bnyk org yg dipanggil”. Aku senyum dn hampir tertawa tpi aku tahn lalu aku jwb.. itu nama kucingku” dia kaget menatapku tajam lalu berlalu pergi. Mungkin dia syok dn tak percaya hehe.

Di suatu sore yg cerah aku diminta mama beli roti utk sarapan pagi esoknya jadilah aku pergi dn kakakku.. ternyata dlm pjalan tanpa sepengetahuan kami keluarga OCT itu mengikuti kami dri belakang ternyata bnyk tetangga mulai keluar rmh mgkn penasaran knp ada kucing sbnyk itu mengikuti kmi dri belakang 🀣🀣 akhirnya tanpa disadari kami mulai mengenal para tetangga.. dn entah kenapa suana sunyi senyap itu berubah menjadi ramai bahkan sangat ramai, aku sampai sdh pnya bnyk teman alhamdulillah.. tak kusangka hobby suka kucing ini membwa berkah masyaallah 😍😍 keluarga OCT terus bertambh bhkan sangat banyak hingga pd hri itu bda shalat sibuh tiba2 mamaku mendgr suara spti ada tabrakan pd saat hendak membuang sampah ternyata itom kucingku yg ditabrak larii olh pengendra yg sedang mabuk kla itu crita mamaku akhirnya aku dn kakakku bergegas lari tapi sdh tlmbt kulihat darah mengalir dri mulutnya seketika air mata kami pun tumpah itommmm.. teriak kami.

Matahari mulai menampakkan sinarnya kmi mulai membungkus mayat itom dgn kain utk dikuburkan diiringi isak tangis dengan bbrp raungan pra klga OCT yg lain mrka seolah thu bhwa ada yg pergi meninggalkan mereka. Suasna begitu haru entahlah kmi begitu mgkn kmi sdh lama bersama apalagi itom dia yg paling setia menemani ketika ada teman yg kami tnggu.

Life must go on.. aku tdk blh tlalu larut dlm ksedihan masih bnyk yg butuh utk diurusi klga itom yg lain.. Akhirnya kmi mulai terbiasa tanpa itom, saudara seangkatan itom sdh kawin dn pnya anak yg bnyk entalah brp bnyk klga OCT ituu krna kadang ada yg dtg dn pergi jdi aku sdh tdk menghitungnya lagi hehe.. Dan kami begitu menikmati momen indah ini

Hingga hari itu tiba senin akhir bulan nopember tahun 2002 saat papa mengatakan bahwa akan pindah lagi k Kota yg lain krna akn ditugaskan di sna.. Bagai disambar petir aku menerima berita ini diam tak membals ucapan papa di pagi itu tpi aku langsung terisak dn bergegas meninggalkan papa msh dlm diam. Knp pindah lagi?? Haruskah aku berpisah dgn teman2 lagi? Haruskah aku meninggalkan kelgra OCT?? Kataku didepan cermin dgn air mata yg perlahan menetes.

Malamnya papa berbicra baik2 padaku bhwa bsk km sdh bs pindah sklh alhamdulillah sekolah yg bru sdh acc tinggal bsk km k skul pamit sm guru dn teman2.. aku hnya diam dn mengangguk pelan lalu meniggalkan papa. Malam itu saat aku menyediakan makan malam utk klga OCT entahlah smua jdi bgtu terharu apakah ini makan malam terakhir?? mereka jga bgtu manja padaku merka meraung ingin diperhatikan stu persatu aku mengelus dn memeluk mereka dgn isak tangis seoalh tidak akn berjumpa lgii..

Hari itu pun tiba pagi ini saat terakhir aku berjumpa dgn klga OCT, papa sdh siap bergegas berangkat aku minta wktu sbtr utk btrmu mrka terakhir kali.. kami saling menatap dn smua mendekat padaku air mata sdh tdk bs dibendung tergdr suara papa memanggilku aku bergegas lari smbil menyeka air mata menuju mobil dgn diikuti klga OCT yg jga berlari.. aku masuk k dlm mobil dgn menahan isak memandang mereka smpai mobil melaju kencang dn mereka sdh tak terlihat..😭😭😭

sayangnya tak ada stupun foto kebersamaan kita yg aku abadikan, tak apa biarlah ini menjadi kenangan indah untuk dikenang.. 🌷🌷🌷

My Diary

Heii Mischa… I Hate u But I Miss U

Mischa ini bukan nama sebuah daerah dan bukan pula nama beruangnya marsha.. 😊 dia adalah nama salah seorang sobat aku hmm.. sobat?? Entahlah bisa dibilang seperti itu.. 😁

Perempuan yang terpaut usia 2 tahun dariku ini perawakannya manis, sifatnya terlalu baik hati dan agak aneh menurutku (semoga sja dia tidak baca postingan ini hehe πŸ˜…πŸ˜„)

Beda usia 2 tahun tapii kadang aku bingung karena dia terlalu kekanak kanakan..😌. Memang benar dewasa adalah pilihan πŸ€”. Oke cukup! Itu sekilas perkenalan singkat tentang dia.

Cerita ini bermula suatu waktu saat aku sakit jadi beberapa hari tidak beraktifitas. Dan spti biasa stiap sakit aku tak pernah bersahabat dengan handphone. Hp disilent, smua notifikasi tak pernah dibca jdi setelah sembuh dri sakit aku harus klarifikasi dan konfirmasi banyak hal. Sedikit sok sibuk hehe πŸ€“πŸ˜Ž.

Saat aku sakit Kak Mischa (biasa aku memanggilnya) menelponku berkali-kali hampir sktr 15 panggilan tak tjwb dri panggilan telpon maupun WA dn aku baru melht itu 2 hri setelahnya. Ternyata ada masalh jdi aku diminta konfirmasi.

Karena penting dan sdh agak mendingan sakitnya aku membals WA dn meminta maaf krna tdk menjwb tlpnya krna aku sedang sakit kataku. Dia membalas kmudian menceritakan masalah yg sedang terjadi. Karena ini ada hubungannya dengan sahabat nano-nanoku itu maka aku katakan akan konfirmasi dlu pdanya. Kemudian dia membalas “baik aku tunggu konfirmasinya”.

Setelah beristiht kurng lebih 4 hri alhamdulillah sakitku sembuh. Aku teringat janji akan konfirmasi suatu hal pda sahabat nano-nanoku itu. Aku menghubunginya untuk ajak ketemu dn dia mengiyakan. Jam istirhat kantor kami bertemu aku yg dtg k kantornya, kemudian kmi pergi membeli makanan.

Sambil menuggu makanan dibungkus aku mulai bercerita “kak, kemarin kak Mischa tlp katanya bla bla bla…” kemudian sobat nano-nanoku ini menjwb “iya sdh Mischa sdh menelponku dn menceritakan smuanya bla bla bla” Haaaaa aku kaget dn bertnya lagi “apa kak??!! Kak Mischa sdh tlp kaka?? Iya jawabnya singkat.

Seketika selera makanku berubah tak berselera dan tak fokus dengarkan crita lain dri sahabat nano-nanoku itu. Aku bercerita dgn penuh semangat seolah-olah berita ini baru aku yang tahu tapi ternyata sdh terlalu basi. Saat itu ingin bertemu Kak Mischa dn kuteriakkk Mischaaaa I hate u benci benci benci.😀😀😀

Pulang kantor aku betekad akan menanyakan ini. Aku WA tpi tdk jadi jdi WAnya aku hapus. Tiba-tiba dia membalas “koq dihapus?? Dosa loh buat org penasaran” karena dia merespon berarti ini saatnya beraksi.😎

Aku memulai “maaf kak tdi itu sy mau tnya ini “kaka sdh konfirmasi k Kak sahabat nano-nano??” Tak ada blsn lama.. Dia jwb “tidak” kmdian aku bertanya lagi “yakin belum dicritakan” kmdian dia menjwab “sdh sy sdh telpon lngsung sahabt nano-nano untuk konfirmasi, maaf tdi itu cuma bercanda” mendengar jwbnnya aku lngsung mjwb “apa kaka??? Bercanda?? Masalah segede ini bwa bercanda?? Ya Allah bisa tdk kaka lht situasi dn kondisi utk bercanda”πŸ˜”

Dia terdiam lama kmdian menjelaskan panjang x lebar bla bla bla dn terus minta maaf.. karena msh jengkel aku hnya merespon kenapa “tidak jujur sja kaka kan aku tidak perlu berkoar-koar smpai skt mulut utk cerita yg sbnrnya sdh basi.. hadehhh 😧😀

Dia tetap menjelaskan bla bla bla hmpir berpuluh2 pesan WA masuk.. hmmm.. jiwa anehnya mulai muncul gumanku. Aku tak menggrubisnya Dn utk mengakhiri percakapan ini aku blz ” Kaka tdk plu menjelaskn lagi qadarallah smua sdh terjadi, lain kali kaka hrs jujur. Ok.” Dia hnya memblas “iya, maaf”. Selesai percakapan.

Kadang kejujuran itu pahit utk disampaikan tapi alangkah indahnya utk disampaikan agar lebih tenang.. Akupun masih berusha belajar jujur. Insyaallah

The end.

Ditulis dengan emosi memuncak dan berakhir dengan senyuman maniss.. 😊

Uncategorized

meRayakan keMatian

Subuh itu terdengar pengumuman di Masjid dekat rumah : “Innalillahi wa Innaillahira’jiun telah berpulang ke rahmatullah…………………………………………………………………………………………………” Hening subuh seoalah terhenti dengan pemgumuman itu.. innalillahu wainnalillahi raji’un ucapku tatkala mendengar pengumuman itu. Sepertinya yg meninggal adalah seseorang yang tak jauh dri tempat tinggalku. Aku bergegas menyelesaikan bbrpa pekerjaan krna sbtr siang ada pertemuan rutin. Selesai mengikuti pertemuan rutin aku menunggu temanku karena kami janjian akan k rmh teman untuk meminjam buku.

Sore menjelang magrib tiba-tiba kami dapat sms dn innalillahi ini juga sebuah berita duka bhwa salh seorng teman kami bapaknya meninggal innalillahi wainnalillahi raji’un sungguh kematian adalah nasehat yang paling berharga. Hari ini dua berita duka aku dengar merinding rasanya teringat akan msh bnyk dosa dan kesalahan Astagfirullah ya Rabb ampuni kami.

Kami memutuskan untuk pergi melayat ke rumah duka bda shalat isya. Tepat pukul 21.00 kami smpai di rumah duka terlihat bnyk skali org yg berda di sna. Isak tangis klga yang ditinggalkn begitu terdengar jelas. Kami memasuki ruang tamu dn bertemu dgn teman kami. Yaa.. Matanya sembab, suaranya parau dia msh terlihat menangis saat menyambut kami. Yaa spti itulah kematian akan selalu meninggalkan kesedihan yg mendalam bgi yg ditinggalkan.

Kami berusha menenagkannya, mengingatkannya bahwa ini tidak lepas dari takdirnya Allah dn pasti kita smua disini juga akan menyusul hanya menunggu waktunya sja. Dia sedikit terhibur kemudian dia menyeka air mata yg terus menetes dipipinya.

Tiba-tiba pemandangan aneh terlihat olehku, dibag belakang suara begitu riuhh terdengar ada apa? Gumanku. Ternyata setelah kulihat smua sibuk menyiapakn makanan utk para pelayat? Dengn tawa yg sesekali kudengar. Aku geram ingin berteriak saat itu memberitahu mereka tpi aku berusha menahannya.

Heiii apa yg kalian lakukan? Kalian sedang apa? Tidakkah kalian lihat disni ada org yg menagis karena kelihangan org yg dicintainya?? Tidakkah kalian lhat disini ada anak yg kehilangan bapaknya?? Tidakkah kalian dengar isak tangis dri klga yg ditinggalkan? Tidakkah kalian sadar.. ini bukan pesta perayaan kematian. Sehingga kalian begitu sibuk mempersiapkn makan yang enak utk kami yg hadir.

Apakah kalian akan merayakan kematian ini?? Astagfirullah… Ada apa ini?? Apa yg mereka lakukan. Aku bahkan tak ingin mencicipi makan dn minuman yang disediakan. Bukankah seharusnya kita yg membantu kesulitan mereka? Ya Rabb seoalh kami berda di acra perayakn kematian begitu bnyk makanan dn minuman dn ada tenda jga yg sudah dipasang di depan.

Hatiku sakit melihat ini semua, aku tak ingin berlama-lama di sni. Setelah lama bercerita dgnnya kami pulang dengan memberi sedikit bantuan dana utk klga merka smga bisa membantu kata kmi. Kami pamit memeluk teman kami sambil terus menguatkannya kmudian bersalamn dgn mamaxnya yg msh terus mengeluarkan air mata. Kami hnya bisa mengucapkan sabar dn berdoa smg Allah memberi kesabaran. Aamiin.

Berjalan pulang dri rumah duka ini kami tak mencicipi satupun makanan dn minuman yg disediakan. Kami berdoa semoga Allah memberi kalian smua taufik dn pentunjulNya sehingga kalian tidak merayakan kematian ini tapi justru mengambil pelajaran dan menjadi nasehat yang berhga untuk kalian dn kam. Aamiin

Uncategorized

Semua tak Lagi Sama

Sejak surat itu datang satu bulan yang lalu semua tak lagi sama.. keadaan di kantor jadi tak terkendali. kami diam tak menanggapi apapun, merekapun diam mungkin menyusun rencana.

aku juga merasakan sakit yang tak terkira. hatiku sakit lebih tepatnya kecewa. ini membuat hari-hariku berubah tak lagi sama seperti dulu. aku merasa tak ingin bertemu mereka dulu untuk beberapa saat. aku berusaha memberi senyum tapi hati ini terlalu terluka dalam atas apa yang mereka lakukan, jadi rasanya akupun tak kuat harus senyum di depan mereka.

aku memilih untuk tidak hadir di pertemuan rutin kami setiap jumat jam 3 sore. aku sengaja tak memberi kabar kpda siapapun entalahlah hatiku masih sakit. terlebih lagi yang menjadi mentor di setiap pertemuan jumat itu adalah “dia” yang slama ini aku pikir bisa menjadi penyeimbng pada masalah tersebut tapi ternyata jauh dari yang aku pikirkan. “dia” justru lebih menjatuhkan kami bahkan dengan alasan-alasan yang bagi kami tak pantas untuk diungkit di susana rapat tersebut.

“dia” yg selama ini kami hormati dn hargai membuat luka hati kami layaknya beribu pisau yang menghujam hati kami ahh pasti sangat teramat perih. itulah alasan sebenarnya aku tak hadir di sna. aku tak sanggup mendengar suara itu serasa aku dibwa kmbli pda suasana rapat itu. aku terlalu kecewa.

aku memilih untuk menghilang sementara waktu, menghindar dari smua keadaan yang tak sama lagi bahkan tak hnya di dunia nyata di dumay pun aku enggan bertegur sapa dgn mereka.. yaa biarlah

aku hnya sedang belajar memperbaiki hati yang lemah ini, mencoba mengambil serpihan-serpihan hati yang perlahan ingin kususn kembali dengan selalu berdoa dan memohon kepada Rabb Allah Azza Wajalla untuk bisa memberi hati yang baru yg lebih lapang dn lebih bersih serta ikhlas untuk bisa sedikit memberi ruang itu kepada mereka lagi.

entalah aku tak tahu sampai kpn seperti ini, intinya SEMUA TAK LAGI SAMA.. biarlah sampai Allah menetapkan waktu yang tepat untuk semua ini. insyaallah

Uncategorized

Surat itu…??? Part 3


Dua pekan telah berlalu dari rapat terakhir kami. Tak ada keputsan apapun yang kami dengar. Tiba-tiba sore ini aku dikejutkan oleh pesan WA yg aku terima. Temanku mengirimkan aku sebuah gmbr dn setelah dibuka ternyata itu adalah sebuah surat. Sontak hatiku tiba-tiba merasa tak enak. Ada apa?? Surat apa lagi ini?? Ya Rabb semoga bukan surat yang aneh-aneh lagi gumanku.

Aku menghubungi temanku memberitahu hal tersebut, karena aku sedang mengerjakan tugas yang deadlinenya hampir dekat, jadinya aku tidak bisa ke sana utk ambil suratnya. Tapi alhamdulillah temanku bisa. Dia menghubungiku setelah membuka surat itu.

Dia mengatakan ini adalah “surat peringatan”… haaa aku kaget astagfirullah.. kenapa?? Kenapa bisa? Kenapa ada surat itu?? Aku bertanya tanya. Kami menunggu keputusan dua pekan lamanya dengan sudah mengemukan semua argumen tapi apakah hasilnya hanya selembar surat ini.

Ya rabb kenapa pemimpin kami begitu tidak adil. Tidak ada satupun bukti yang menyatakan kami bersalah tapi kenapa ada surat ini?? Apa maksudnya. Entahlah…

Aku sudah tawakal untuk apa yang terjdi nanti. Surat ini sudah jelas menunjukkan keberpihakan pimpinan kami terhadap mereka. Sungguh aku tak percaya. Kami masih sja percaya bahwa pimpinan kami pasti bisa adil dan objektif dalam masalah ini tapi apa tak seperti yg kami bayangkan. Semuanya hilang seketika ketika surat itu datang.

Sore itu Kami berempat musyawarah keputusannya kami akan mengajukan surat keberatan dan setelah itu akan mengundurkan diri. Ya Rabb ini betu-betul membuat hatiku sakit.

Selama ini kami percaya pada pimpinan kami tapi apa yg terjadi hari ini betul-betul membuat hatiku sedih, aku sudah tak ingin ada di sini lagi..

biar saja mungkin sudah saatnya kami pergi, mungkin sudah saatnya kami memberikan amanah ini kepda mereka, mungkin sudah saatnya kami lebih fokus mengejar impian kami masing-masing.

Aku merasa sudah saatnya untuk pergi sudah tidak ada keinginan di sini lagi. Biarlah ditempat baru saja kami berkarir. Semoga masalah ini cepat selesai ya Rabb. Aku sudah sangat tak kuat lagi..


-Selesai-

Uncategorized

14 Januari Reuni yang tak Dirindukan

Aku membuka facebook dan terlihat di beranda yang wara-wiri adalah semua hal tentang reuni.. ya reuni.. Aku tak paham, reuni?? Tanyaku dalam hati. Membuka satu per satu status teman akhirnya aku paham saat melihat seorang teman memposting foto baliho tentang reuni.. ini adalah “reuni akbar SMA – reuni 5 generasi – reuni 50 tahun” ohh tak terasa sudah bgtu lama ternyata (nb : aku bukan angktan pertama hehe)

Reuni ini konon merupakan ide dari senior kami angkatan 94. Mereka ingin menyatukan semua angkatan utk lebih saling mengenal dn menjalin ukhuwah antr sesama. Semua teman begitu antusiasnya mereka begitu bersemangat dan turut andil dalam acra tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan slama 3 hari. Dn puncaknya 14 Januari kmrn. Setiap angkatan diwajibkan foto bersama utk mbuat baliho yg hrs ditmptkn di slh satu bagian sekolah.

Angkatan kami juga tak ketinggaln mereka jga sibuk foto utk pajang dibaliho, semua sibuk dan selama kurang lbh H-7 yg menjdi pbicaraan adalah ttg reuni, semua isi beranda FBku hanya ttg reuni. Membaca status mereka membuatku bingung, aku harus bagaimana? Aku sendiri tak paham apakah aku harus ikut merayakannya?? Ikut andil di dalamnya? Tapi siapa aku??

Yaa… aku hanya seoarang yang numpang sekolah di sana. Apa yang aku ingat tak ada. Semua punya kenangan tapi aku tak punya. Bahkan sbgian teman aku sudah lupa karena aku tak lama di sekolah itu. Aku harus pindah karena org tuaku juga pindah. Kami belum bgtu mengenal tpi aku sdh harus meninggalkan sekolah itu.

Foto-foto jadul yang diposting tak satupun ada aku, yg mereka bahas dikomentar akupun tak paham apa yg merka bicarakan. Jadilah aku hnya bisa melihat dn melike stiap postingan mereka. Ahhh “REUNI YANG TAK DIRINDUKAN” ini sungguh membuat hatiku sedih.

Tapii tunggu aku teringat aku masih pnya seoarng kawan yg kami sama2 dri SMP sapa tahu aku bisa dpt informasi ttg reuni hehe. Aku menghubunyi dan mengatakan akan ikut reuni, dia bertanya yakin mau dtg?? Yaa dgn cpt aku menjwb. Dia katakn dress code baju utk reuni abu2-orens dn wajib membeli baju tsbt. Baik aku akan membelinya.

Entalah kenapa aku jadi sangat bersemangat ikut reuni tak dirindukan ini. H-1 kami janjian utk ketumu untuk mengambil baju reuni. Kami ketemu smbil makan siang di Mall. Sekalian ini ajang utk mencari informasi haha. Dia katakan insyaallah bsk smua wajib pakai jilbab wrna orens. Haaa orens?? Aku tak pnya jilbab wrna itu kmdian dia blng terserah wrna apa sja yg ptg hadir. Baik kataku.

Malam itu aku sibuk mempersiapkan baju dn sgla kpluan sambil berucap aku harus dtg..!!

Pagi 14 Januari 2018 cuaca mendung dn Acra akan dimulai jam 10 pagi. Aku akan dtg pukul 12.00 krna ada acra kantor jam 08.00-12.00. Waktu menunjukkan pukul 11.30 aku sdh akn bergegas utk k acra reuni tapii sesuatu terjadi aku diminta utk mengurusi tiket krna bsk tamu akan dtg.

Time limit tiket yg hmpir hbs dn wktu reuni yg jga hmpir slesai mbuatku bingung mana yg harus aku dulukan. Maka kuputuskan utk membeli tiket baru stlh itu ktempat reuni.

Gerimis hari itu tak menghentikan langkahku. Aku bergegas menyelesaikan urusan tiket tepat azan dhuhur berkumandang aku singgah sbtr shalat dhuhur. Setlah shalat aku melihat pesan di hp bhwa acara reuni telah slesai. Hmmm….

Hujan turun bgtu deras dan menghentikan langkahku. Qadarallah aku tak jdi k sna, ini yg terbaik insyaallah. Aku msh dgn pakain reuni lngkap hehe. Ahh benar-benar reuni yg tak dirindukan, aku membuka beranda dn spti yg diperkirakan smua foto ttg reuni tlh diupload seketika bernda FB menjdi wrna abu2-orens..

Aku hanya bisa memandang foto-foto itu dari kejauhan melihat senyum keceriaan di stiap wajah teman-temanku.

Aku berkata Aku mendoakan dgn tulus semoga Allah memberikan Aku dan kalian semua hidayah untuk bs melakukan banyak kebailan sehingga kita bisa reuni disana.. ya reuni yang sesungguhnya reuni di surganya Allah insyaallah.

Uncategorized

“SANG BAPAK PERI”

Lelaki paruh baya dengan tinggi mencapai hampir 2m itu selalu terlihat sibuk setiap harinya. Aku menyebutnya Bapak Peri hehe.. Mungkin yang biasa terdengar dn terlihat ibu peri dengan tongkat bintang yang akan selalu siap membantu tapi itu hanya di dunia film πŸ˜„πŸ˜ Di dunia nyata ini aku menemukan sosok mirip dengan ibu peri sayangnya dia laki-laki dan tak punya tongkat bintang.. 😊 jadi kuputuskan menyebutnya “sang Bapak peri”. Dia selalu sibuk memperhatikan kami setiap harinya. Ini di kantor Aku yang lain (efek tlalu bnyk kantor jdi sering tak beres pekerjaan😊.. jgn ditiruu!! Ini aib😌) Baik dilanjutkan.

Di ruangan yang tak terlalu besar itu kami berjumlah 17 org, ya mgkn penghuni paling bnyak diantara semua ruangan di kantor itu.. πŸ˜ƒ Setiap hari dia selalu sibuk, jarang ada di ruangan itu. Jadi aku yang selalu setia menjaga ruangan itu hehe. Dia selalu tampil terdepan ketika ada masalah yang menimpa salah satu dari kami. Di pertenghan desember lalu seorang teman kami masuk RS dengan indikasi usus buntu. Dianya terlihat sangat sibuk bahkan hampir setiap hari dia temani temanku itu di RS. Bahkan sampai masalah biayapun dia turut membantu. Yaa.. dia memang menganggap kami sebagai anak-anaknya. Temannku yang lain kemarin kekurangan biaya untuk pernikahannya maka diapun dengan cepat tanggap mencari solusi untuk membantunya akhirnya pernikhan berjalan dengan lancar. Ada juga Temanku yang lain anaknya masuk RS maka dia juga pergi menjenguk dan membantu. Di setiap acra ataupun kesulitan yang kami alami dia selalu siap membantu. Ini membuat kami sangat menghormati dan menghargainya.

Dia juga hampir setiap hari mentraktir kami hehe (lumayan makan gratis 🀣). Dia sangat teliti ketika masalah pekerjaan jadi Dia juga terkadang marah kepada kami ketika ada pekerjaan yang belum beres. Akupun kadang dimarahi kalau tidak beres pekerjaan 😁. Tapi kami selalu menganggap itu sebagai nasehat untuk kami agar lebih memperbaiki diri. Dia juga punya selera humor yang tinggi jadi kalau sudah kumpul kami semua maka pasti tawa di ruangan itu selalu menggelagar sampai k semua isi kantor dan kami sering sekali ditegur gara-gara ini.

Suatu waktu aku memandanginya ketika dia bru saja pulang dari tugas luar kantor, dia duduk menatap jendela sambil sesekali melihat laporan dan surat-surat yang banyak. Aku tahu dari sorot matanya dia terlihat sangat lelah, dan ada beban yang dia sembunyikan mungkin dia tak ingin mengeluh kepada kami, mungkin dia hanya ingin memberi kami semagat untuk jalani hidup ini.

Sehat Terus Bapak Peri Semoga Allah Ta’ala selalu menjagamu