First blog post

This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.


My Journey

πŸ„Sekantong KentangπŸ„

Sang Guru memasuki ruangan dengan memikul sekarung kentang. Semua muridnya penasaran kenapa Pak guru membawa kentang sebanyak itu?? Suara gaduh diruangan itu terhenti ketika Pak guru sudah berada di depan. Baikalah murid-muridku kita akan memulai pelajaran hari ini. Guru tersebut berkata siapa yang pernah disakiti oleh orang lain dan dia masih ingat kejadiannya serta dendam kepada orang tersebut. Silahkan murid-muridku menghitung ada berapa orang. Kemudian murid-murid mulai mengingat dan menghitungnya ada yang satu, dua bahkan ada yang sepuluh. Baiklah murid-muridku sekarang dihadapan pak guru ada sekarung kentang silahkan murid-muridku mengambil sejumlah orang yang pernah kalian dendami. Kemudian setiap murid mulai mengambil kentang sesuai jumlah masing-masing. Sekarang kalian menulislan nama orang tersebut di atas kentang itu. Baik pak guru sahut para murid serempak. Setelah itu pak guru membagikan kantong plastik kepada setiap muridnya. Baik murid-muridku tugas kalian adalah membawa kentang itu dimanapun kalian berada, ke pasar, sekolah, kamar mandi, pada saat tidur pokoknya selama 24 jam kalian harus membawa kentang itu.

Waktu berlalu sehari, dua hari, lima hari murid-muridnya mulai mengeluh pak guru kentangnya busuk bau pak guru.. pak guru hanya tersenyum. Sampailah hari ke sepuluh sang guru mengumpulkan semua muridnya. Para murid memasuki ruangan dengan menutupi hidung mereka karena bau kentang yang busuk. Baiklah para muridku bagaimana rasanya membawa kentang busuk itu selama 10 hari?? Gak enak pak guru, baunya busuk pak guru, kata muridnya bersahut sahutan. Pak guru berkata Baiklah muridku bagaimana dengan orang yang membawa perasaan dendam di dalam hatinya bukan sepuluh hari, tapi bertahun-tahun bahkan sampai meninggal dia membawa kentang busuk didalam hatinya. Pasti sangat tidak enak bukan.?

Untuk apa kita dendam kepada orang lain. Contohilah Nabi yusuf ketika beliau dicelakai oleh saudara-saudara beliau. Mereka melemparkan Nabi yusuf ke sumur kemudian meninggalkannya di sana. Setelah kejadian itu Nabi Yusuf mengalami banyak ujian dijual, menjadi budak, kemudian difitnah bahkan sampai di penjara selama beberapa tahun. Tetapi tatkala Nabi Yusuf menjadi seorang yang berkuasa waktu itu datang saudara-saudaranya menemuinya dan mengakui kesalahan mereka namun apa kata Nabi yusuf? Kesalahan yang mana? Nabi Yusuf seolah lupa dan telah memaafkan kesalahan saudara-saudarnya. Perkataan Nabi Yusuf ini Allah abadikan dalam Al Qur’an sebagai pelajaran buat kita smua.

Allah Ta’ala Berfirman:
Dia (Yusuf) berkata: “Pada hari ini tak ada cercaan terhadap kamu, mudah-mudahan Allah mengampuni (kamu), dan Dia adalah Maha Penyayang diantara para penyayang”. (Qs.Yusuf (12):92)

Sehingga Nabi Yusuf menjadi orang yang dimuliakan karena bening dan bersihnya hati.

Kurang lebih itulah rangkuman video ceramah pendek seorang ustadz yang dibagikan seoarang sahabat di grup komunitas kami. Aku menontonya berkali-kali, memiliki makna yang sangat dalam dan aku merasa tertampar atas setiap perkataan yang disampaikan sang ustadz itu.. hmm rasanya pas sekali setelah begitu banyak masalah kemarin saat kami tersakiti hatinya dan terasa sangat sulit memaafkan. Tetapi mengingat perkataan ustadz membawa kentang busuk membuatku kembali merenungi. Ahh mungkin ini jawaban Allah atas semua doa kami. Baiklah! Bismillah kuputuskan memaafkan mereka.. maafkan.. maafkan.. maafkan.. Ya Allah kuatakan kami untuk memaafkan mereka. Daripada membawa kentang busuk lebih baik kentang itu diolah jadi makanan yang enak. Senyum..

Mari memaafkan kawan walau berat dan butuh waktu yang pasti jangan membawa dendam sampai mati..

Barakallahufikum Jami’an

My Journey

Pergi… Tak Berati Berhenti πŸ’

Memutuskan untuk mundur dari tempat ini sempat membuat Saya berpikir keras, ya tempat yang sudah 10 tahun lamanya saya di sana. Membangunnya bersama mereka dari nol dan bisa sesukses sekarang ini walhamdulillah. Semua kisah sudah kami lalui bersama, suka duka bahkan air mata pernah kami rasakan untuk perjuangan panjang ini.

Setelah berdoa, berpikir dan memintai pendapat beberapa teman akhirnya saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari sana. Berat?? iya tapi ini jauh lebih baik. Salah satu dari kami harus mengalah demi kebaikan bersama. Dan saya memilih untuk mengalah.

Hari-hari setelahnya rasanya berbeda, biasanya saya sibuk dengan seabrek agenda yang hampir setiap hari ada. Rapat, kegiatan rutin sampai acara berskala besar hingga rasanya 24 jam sehari tidaklah cukup. Tapi sekarang tidak ada agenda, lebih banyak menghabiskan waktu dirumah dan menyelesaikan beberapa pekerjaan lalu yang tertunda. perlahan saya mulai menikmati hari tanpa kesibukan. Hehe.

Tapi rasnya otak dan otot Saya mulai kaku, akhirnya setelah penerungan panjang sayapun memutuskan kalaupun saya tidak bersama mereka saya masih bisa produktif dengan membuat beberapa agenda bermanfaat untuk saya dan banyak orang. Pergi dari sana bukan berati saya berhenti sama sekali.

Welcome to the new world. Inilah dunia baru saya. Saya mulai merancang banyak agenda dari belajar online untuk meningkatkan kualitas diri, bisnis, mengikuti beberpa komumitas salah satunya serius dalam dunia kepenulisan eaa dan tak lupa traveling. Wuihhh padat dan saya pun harus manajemen waktu dengan baik… Semangat menuju perubahan.

Alhamdulillah Akhirnya kesibukan itu kembali dengan cara dan tempat yang berbeda. ya mungkin tak bersama mereka lagi tapi yang pasti saya tidak berhenti untuk berbuat dan bermanfaat buat banyak orang. Ya kawan hidup memang seperti itu ada pertemuan ada perpisahan dan itu yang membuat hidup kita lebih berwarna.

Dan Setiap orang punya warna tersendiri silahkan pilih warnamu jangan dengarkan orang lain pililah sesuai keinginanmu dan pastikan warnamu akan menjadi warna yg indah dikehidupanmu. Barakallahufik

My Journey

Di Sudut Rumah Sakit

Menjelang akhir maret, Mama dan kaka memintaku untuk temani Tante ke luar daerah karena akan dioperasi. Tante Aku diuji oleh Allah dengan penyakit yang dideritanya. Yaa baiklah kataku waktu itu, tapi Aku meminta waktu 1 pekan untuk menyelesaikan beberapa urusan dulu sebelum berangkat. Tibalah hari itu Aku dan tante bergegas menuju bandara karena kami ikut penerbangan pagi. Alhamdulillah jam 11 Waktu setempat kami sudah berada di rumah tante yang akan kami tinggali beberapa pekan di Kota ini.

Perjuangan panjang bolak-balik rumah sakit hampir 3 pekan akhirnya membuahkan hasil saat jumat pagi itu tatkala Aku di Telepon oleh dokter bagian Anastesi mengabarkan bahwa operasi sudah bisa dilaksanakan hari selasa besoknya walhamdulillah.. lega akhirnya setelah penantian panjang hehe

Kami dijadwalkan masuk Rumah Sakit hari ahad (minggu), semua persiapan sudah mantap. Akhirnya waktu yang ditunggu tiba juga saat kami harus berpisah dengan rumah untuk beberapa saat. #Lebaymadeon 😊.. kami bakalan menginap di sni kurang lebih satu pekan. Dan disinilah kisah itu bermula.

Saat masuk ruangan rawat inap hari itu kami masuk di kelas 2 yang diisi oleh 4 orang 1 kamar. Karena kelas 1 full jadi kami memilih saja kelas 2 yang penting bisa segera dioperasi. Waktu itu hanya ada 2 pasien dan pasien ketiga adalah tanteku. Kami mulai berkenalan dengan mereka. Dan tak terasa mulai akrab satu dengan yang lain bak keluarga. Alhamdulillah setidaknya kami tak sendiri disini ada keluarga baru. 😊

Kisah pertama datang dari seorang pasien wanita yang usianya sudah menginjak kepala 6 akhir, lumayan tinggi, dengan badan yang cukup gemuk. Ibu ini sangat ceria bahkan bisa disebut heboh, kalau dari penampakkanya sekilas seperti orang yang sehat tapi ternyata tidak. Perjuangan beliau tentang sakit ini sungguh membuatku kagum terhadap beliau.

Belaiu mulai bercerita saya memiliki 7 anak, dan Alhmdulillah semua anak saya berhasil. Beberapa tahun yang lalu saya diberi ujian oleh Allah kala itu saya divonis dokter sakit jantung yang mengharuskan saya untuk memasang cincin di jantung saya, saya melakukan operasi pertama dalam hidup saya, saat itu saya sudah parsah terhadap apa yang terjadi. Alhamdulillah operasi lancar dan beberapa bulan setelahnya saya sudah bisa beraktifitas tuturnya.

Belaiu melanjutkan tak hanya itu saat 2 tahun kemudian ternyata saya kembali diuji oleh Allah jantung saya bermasalah lagi dan saya disarankan dokter untuk melakukan operasi Baypass jantung di Penang Malaysia dengan biaya total yang harus disiapakan sekitar 500juta tapi resiko kematian saat itu 50%.. Subhanallah

Saya diam sejenak kemudian mengatakan akan berdiskusi dulu dengan anak-anak. Alhamdulillah anak-anak saya setuju mereka akan bekerja keras mengumpulkan uang agar saya bisa dioperasi. Alhamdulillah jalannya begitu dimudahkan oleh Allah uang 500 juta itu terkumpul dan saya berangkat ke sana hanya ditemani suami, anak-anak tidak bisa mengantar karena semuanya punya pekerjaan. Tibalah waktu operasi itu saya berdoa, tawakal serta tak hentinya berdzikir kepada Alllah sampai saat obat bius masuk ke dalam tubuh dan saya perlahan mulai tak sadarkan diri. Operasi besar itu sungguh diluar dugaan saya, Alhamdulillah semuanya terasa lancar dan dimudahkan oleh Allah sampai saya dipindahkan di ruang rawat. Kurang lebih 2 bulan lamanya saya dirawat secara intensif di sana pasca operasi dan alhamdulillah sudah bisa pulang kembali k tanah air. Katanya belaiu sembari dengan lahap menghabiskan makanannya.

Aku tertegun melihatnya subhanallah hebat ibu ini. mungkin bagi beberpa orang tak akan sesantai ini ketika diberi ujian yang besar oleh Allah. Masyaallah memang benar Allah menguji hamba pasti seusai kemampuan hamba.

Beliau melanjutkan.. ujian itu tak berhenti sampai di sini saya kemudian di uji kembali oleh Allah pasca operasi bypass itu setahun setelahnya ternyata rahim saya bermasalah saya divonis mengalami kanker rahim dan setelah dioperasi ternyata sya harus menjalini kemoterapi. Saya sempat sedih kenapa begitu banyak ujian yang Allah berikan? Tapi saya yakin Allah pasti akan memberi jalan keluar terbaik insyaallah kata belaiu sambil tersenyum.

Aku masih terlihat kaget begitu santaikah ibu itu? Subhanallah hebat..!!πŸ‘πŸ‘ ternyata pertemuan kami di sni karena beliau bermasalah dengan rahimnya dan beliau adalah pasien kemoterapi. Waktu melihatnya pertma kali Aku kaget rambutnya habis dan kulitnya menghitam efek samping dari kemoterapi. Saat beberpa hari di RS ini. Ibu itulah yang memberi semangat kepada tante tatkala akan dioperasi belaiu mengajarkn tante agar jangan lepas dri berdzikir kepada Allah. Begitu juga pasien yang lain belaiu mengajarkan hal yg sama.

Hari terakhir saat selesai melakukan kemoterpi beliau berkunjung ke kamar kami sambil berpamitan. Saya memeluknya dengan erat sambil berbisik cepat sehat ibu semoga tak akan kembali k sini lagi aamiin. Kemudian beliau berlalu pergi dengan penuh kecerian.

Sehat memang jadi dambaan setiap orang. Tapi sakit juga bagian dari Takdir Allah yang pasti akan mendapati siapa saja, suka atau tidak jika Allah sudah berkehendak maka jalan terbaik adalah menerima Takdirnya. Dan yakinlah selalu ada hikmah dari setiap kejadian.

Semoga Allah melimpahkan kesehatan untuk sahabat WordPress..

Masih suasana syawal jadi sekalian Aku ucapin Taqabballahu minna waminkum Selamat Idul Fitri 1439 H untuk semua sahabat wordpress yang merayakan.. 🌹🌹

My Journey

🌹 Rahasia Jodoh πŸŒΉ

Assalamu’alaykum ma.. kataku sambil berlalu pergi. Seperti biasa hri minggu (ahad) tugas sya ke Pulau sbrang krna ada kegiatan rutin di sana. Hari ini Saya agak tlmbt jadi memilih menggunakan speedboat krna waktu yang sudah agak mepet dan kalaupun menggunkan feri pasti akan terlambat. Sambil menunggu penumpang datang mataku teralihkan dengan sosok ibu yang sudah agak tua dengan gamis panjang lengkap dengan jilbab yang menjuntai ke tanah Subhanallah.. Ibu itu tampak sendirian dan membawa barang yang cukup banyak.. penumpang penuh dan Speedboatpun melaju dengan kencang, tak terasa beberapa menit saja kamipun sudah tiba di Pulau tersebut. Tempat tugas sya lumayan jauh jadi harus ditempuh lagi dengan mobil kurang lebih 45 menit. Akhirnya saya berjalan k tempat angkot dan menaiki angkot yang berjejer rapi menunggu antrian. Betapa kagetnya setelah masuk ke dalam angkot itu ternyata bertemu dengan ibu yang tadi saya perhatikan. Suasana masih hening tapi karena terlalu lama menunggu penumpang yang tak kunjung datang saya memulai berbicara….

Saya : Ibu sendiri? Ibu mau kemana?

Ibu : iya saya sendiri dan mau k Desa sebrang. (Sambil menyebutkan nama desa)

Saya : ohh masyaallah, sepertinya saya bakalan turun duluan karena desa saya lebih dahulu samapi.

Ibu : Tersenyum..

Suasana kembali hening tapi saya masih saja penasaran dengan ibu ini kenapa pakaiannya begitu rapi dan tertutup lengkap dengan koas kaki dn jilbab yang lumayan panjang. Hmm. Akhirnya sya kembli bertnya padanya

Saya : Maaf ibu, boleh tahu ibu ikut pengajian dimana? Pakaian ibu masyaallah..

Ibu : Beliau tersenyum kemudian mengatakan pernah ikut pengajian di desa tempat tinggalnya. Namun saya pakai pakaian ini karena baru slesai menunaikan ibadah haji tahun kemarin jadi saya ingin tetap istiqomah berpakaian seperti ini sama seperti waktu ibadah haji di sana.

Saya : Subhanallah dengan nada yang kaget.. smg ibu tetap istiqomah aamiin. Doakan saya juga ibu. tpi ibu sendiri saja, kenapa tidak ada anak yang temani.? Barang ibu juga lumayan banyak susah kalau bawa sendiri

Ibu : Tersenyum. Kemudian lama terdiam. Beberapa menit kemudian dengan sedikit tawa kecil kemudian menjawab saya belum menikah.

Saya : Kaget tapi Berusha menyembunyikannya tatkala mendengar jawaban itu. Maaf ibu saya tidak tahu. Sekali lagi maaf ibu..

Ibu : Tidak apa nak, kemudian beliau mulai menceritakan perihal kenapa beliau belum juga menikah di usia yang hampir senja ini (Tapi ini diskip ya hehe).

Saya : Subhanallah.. Masyaallah ibu harus tetap semangat. Tidak ada yang tidak mungkin jika Allah berkehendak. Siapa tahu besok lusa ada yang datang melamar ibu. Hehe

Ibu : Tertawa kecil mendengar jawaban saya, kemarin sebelum akan menunaikan ibadah haji ada yang datang melamar saya tapi saya sudah niat tahun ini akan melaksanakan ibadah haji jadi lamaran tersebut saya belum terima.

Dari tatapan matanya saya tahu ada sedkit penyesalan tentang keputusan itu tapi ibu berusha untuk menerima semua TaqdirNya masyaallah.

Saya : Masyaallah bu.. tidak apa mungkin Allah punya rencana yang lain untuk ibu. Saya doakan jika Allah pertemukan saya dengan ibu kembali maka insyaallah ibu sudah ada yang temani (Sudah pnya suami/menikah) aamiin.

Ibu : Tersenyum kemudian tertawa dan mengatakan semoga kamu juga ya nak..

Saya : dengan cepat ucapkan aamiin. ^_^

Dan mulailah satu persatu penumpang datang memenuhi angkot itu. Kemudian angkot siap berangkat.. Sesekali saya memandang ibu itu terlihat beliau berusaha tegar menerima taqdir ini tanpa mengeluh. Kau hebat ibu. Semoga Allah segera mempertemukan dengan jodohmu aamiin.

Tentang jodoh tak ada yang tahu. Ada yang datang cepat ada yang pula yang datangnya lambat. Tentu saja bagi Allah itu adalah waktu yang tepat tidak cepat ataupun lambat. Tugas kita sekarang hanya memantaskan diri menjadi sebaik-baiknya hamba hingga waktu itu datang sesuai TaqdirNya. Barakallahufikum

My Journey


setelah 5 hari berda di sini Alhamdulillah kami diizinkan pulang karena kondisi tante sdh semakin membaik alhamdulillah.. keinginan makan semangkuk bakso itu akhirnya aku tunda karena bertepatan dengan waktu pulang kami. Hmm baiklah aku harus sedikit bersabar karena ini jauh lebih penting pulang ke rumah. Kami bergegas meninggalkan Rumah Sakit setalah resume diberikan padaku. Menelusuri lorong Rumah Sakit yang panjag ini membuatku sedikit berkeringat akibat membawa barang yang cukup banyak sedangkan tanteku tidak dibolehkan dokter dulu untuk mengangkat beban berat. Alhamdulillah sampai juga diloby IGD dan sambil menunggu taksi pikiranku kembali mengingat semangkok bakso ituu.. ahh rasnya pasti nikmat.

Astagfirullah segera kutepis keinginan itu bertepatan dengan taksi yg menghampiri dan kemudian melaju membawa kami ke tempat tujuan (Rumah).. Besoknya aku ingat bahwa aku akan k RS itu lagi untuk menjenguk teman di sana baiklah setelah menjenguk aku akan singgah makan bakso di sna. Tapi qadarallah hujan begitu deras sehingga menghentikan langkahku untuk k sna.. akhirnya aku menepis keinginan itu mungkin belum rezekinya makan bakso hehe..

Tiba-tiba di hari ahad (minggu) sore tanteku (ini tanteku yg lain😊) yg rumahnya kami tinggali ini bercerita tentang bakso yang enak yang letaknya tak jauh dri sni dan tanteku itu bersedia mengantar dn menemaniku makan.

Alhamdulillah akhirnya keinginan makan bakso ini terpenuhi juga terima kasih ya Rabb.. kami bergegas dan aku menikmati semangkuk bakso itu dengan sangat nikmat Subhanallah dn harganya sangat murah benar benar bonus dari Allah.. 😍 tak henti kuucap syukur.. Alhamdulillah

Ternyata kejutan yang Allah berikan tak sampai disitu keesokan harinya keponakanku ingin makan bakso juga dan dia juga membelikan aku semangkuk bakso yang katanya terkenal. Ini sdh 2 hari aku makan bakso subhanallah Alhamdulillah..

Dan hari ini saat aku akan pamit pada temanku karena akan pulang k kampung halaman ternyata kejutan dari Allah lagi aku diajak makan bakso lagi yang merupakan bakso yang terkenal di daerah tempat tinggalnya. Subhanallah Alhamdulillah laa haulawala quwataillah billah.. Tak henti kuucap syukur, ini kali ketiga aku makan bakso, dua mangkok bakso gratis lagi. Masya Allah.

Allah terlalu baik kawan. Atas sedikit kesabaran yang tidak seberapa Allah beri kejutan yang luar biasa Subhanallah.

Maka Nikmat Tuhan manalagi yg kamu Dustakan.

Bukankalah Allah Ta’ala Berfirman :”Hai orang-orang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar ” (Qs. Al Baqarah (2) : 153).

Maka bersabarlah wahai kawan kamu akan menemukan buah dari kesabaranmu. Sungguh Terlalu indah 😍

Sepenggal kisah hikmah di kota sebrang.😊

My Diary


Senin pagi ditemani langit mendung Aku bersama tanteku bergegas berangkat ke sbuah RS besar di Kota ini.. ya tujuan kami k sini karena tante akan berobat. Ini pertama kali aku menginjakkan kaki di RS sebesar ini yang sudah berstandar internasional..πŸ˜ƒ sangat besar RS ini. Ok kami turun pertama kali di IGD sunyi tak ada satupun org πŸ€” akupun bertanya kpda security pak dimana poliklinik? Kataku, “Poliklinik tempatnya di gebung IRD (Instalasi Rawat Jalan) di sebelah sambil menujuk ke arah kiri gedung IGD” jawab pak security, “baik pak terima kasih” jwbku lgi.

Kami lngsung k IRD, Kami berjalan di temani rintik hujan yg mulai turun membasahi bumi.. hmm hari pertama yg penuh tantangan. 😎 Sampailah kami di Gedung IRD, dan subhanallah full sangat ramai di sni. Kami bingung jadilah kami bertanya pada petugas dibagian informasi. Maaf bu, “polik obgin dimana ya?” Kataku. Kemudian ibu petugas itu menjelaskan “jalan ini lurus (sambil menunjuk k jalan tengah yg dipenuhi org) setlah itu belok kanan – lurus – belok kanan nah disitulah polik obgin”. “Baik bu terima kasih” jwbku cepat.😊

Kamipun bergegas mengikuti petunjuk arah yg dijelaskan ibu petugas itu. Dann kami sampai di tujuan tapi tak satupun tulisan polik obgin yg aku temui karena berjalan sampai dibagian belakang hanya ada polik bedah, polik mata lalu dimana polik obgin? Aku melihat skali lagi tapi hasilnya nihil.. Tanteku mulai lelah menatap dgn wajah yg berharap aku sgra menemukan polik obgin itu.. hmmm baiklah akhirnya aku kembali k bag informasi paling depan tdi.

Kali ini aku menemukan petugas laki-laki. Maaf pak polik obgin dimana? Kataku.. kmdian bapak itu menjelaskan ” ini lurus (sambil menunjuk k jalan tengah tdi)- belok kanan – lurus – dpt pintu kluar kmdian lurus nanti dpt ruangan yg ada kaca nah disitulah polik obgin” katanya. “Baik Pak trima kasih” kataku..

kali ini aku lbh bersemangat ok jalan sampai dpt pintu kluar dan Ya Allah semuanya ruangan kacaa yg mana lgii polik obgin πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚.. tanteku mulai lelah dn jalan di dpn masih pnjng mau balik lagi k bagian informasi di depan sdh terlalu jauhh.. akhirnya sambil jalan perlahan aku menunggu petugas yg lewat untuk bertanya, dan akhirnya seoarng suster berjalan ke arah kami alhamdulillah 😊.. maaf suster polik obgin dimana ya?? Kmdian suster menunjukkan ruangan tepat di depan kami dgn tulisan MOTHER and CHILD.. aku bertanya lagi yg ini suster??? “Iya” jwbnya sambil berlalu aku mengucpkan terima ksh pelan sambil tak percaya melihat ini. Ini sdh kmi lewati tdi tpi krna tdk ada tulisan polik obgin jdi kami lanjutkan perjalan.. ohhhh tidakkkkkk memang sama ya tulisan polikobgin dgn mother and child??? πŸ€”πŸ€”πŸ€” Knp tdk blng sja mother and child jdinya kan gampang kami carii..😰😰😭

Ya sudahlah Alhamdulillah sdh dpt. Tanteku senyum sumringah tanda kelelahn hari ini berbuah manis. Kami melangkah masuk polik obgin = mother and child dgn senyum lebar dn masih sedikit tak percaya..🀣🀣🀣

My Diary

Pebruari or Maret ???

Waktu menunjukkan pukul 08.00 aku sudah tiba di kantor.. pagi ini aku sangat bersemangat k kantor. Mungkin efek lama tak k kantor. 😁 Hampir sepekan aku tak menginjakkan kaki di kantor hmm.. ada sedikit problem tpi alhamdulillah sudah tuntas dn hati sdh tenang. Sampai depan ruang tamu utama kantor aku dipanggil sama Big Boz.. katnya k sini cpt ada tamu utk ruanganmu cepat selesaikn apa kpluan beliau pinta Big Boz.. iya Pak jawabku. tamu itu seoarng bapak yg sudah tua aku bergegas mengajaknya naik k ruangan kami, aku membuka ruangan dan mempersilahkan belaiu duduk kmdian menghub pj. Bagian trsbt. Stlh kuhubungi pj.nya akan dtg bbrp menit lgi, aku k kantin memblikan kue dn minuman untuk bapak yg jdi tamu pertama di ruangan kami. Bbrpa menit berselang pjnya dtg menyelesaikan urusan dan alhamdulillah beres.

Karena tdk masuk 1 pekan bnyk laporan yg tertunda kmudian ad sekitat 11 surat yg hrs diketik krna akan disebarkan. Hari itu aku terlihat sangat sibukk menyelesaikan laporan dn mulai mengetik surat. Tepat jam 12.30 smua selesai alhamdulillah smua surat sdh diprint dn dismpn di dlm map. Azan dhuhur berkumandang jdi aku bergegas izin kpda kepla ruanganku utk istirht shalat dn makan.

Slesai shalat aku msh duduk di mushalah dekat kantor kmudian WA temanku masuk katanya “nona maniss tdi ketik surat semua bulan maret, ini msh bulan pebruari non hahahaha” seketika aku tertawa geli astagfirullah segera kulihat tgl di hp ya Allah benar ini bru tgl 20 Pebruari??? Knp surat tdi aku ketik 20 Maret sdh diprint lagii.. hadehh ini efek lapar atau efek lama tak masuk kantor… πŸ˜°πŸ˜°πŸ˜°πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ˜…πŸ˜…

temanku itu tertawa terbahak2 membalaz WAku katanya “tdi aku mau melanjutkan mengetik surat baru lgii jadilah aku mencri di file arsip surat feb tpi tak ada stupun surat yg kmu ketik nona” lanjutnya ehh “ternyata saat aku lihat hasil print surat2 itu tertulis tgl 20 Maret 🀣🀣🀣🀣..” temanku itu masih tertawa sja.. akhirnya aku memblaz WA temanku sedikit beralsann menutupi rasa malu 😢 “iyaa mta tlg dipindahkan ya suratnya k file bln feb dn diganti tanggalnya. Aku kira sdh bln maret krna ada kegiatanku bulan itu (memang benar ada keg luar kantorku tpi ini jwbn ngeles krna maluu kurng konsentrasi 😊😊). Temanku jawab siapp dengan tertawa Hahahaha”. Aku hnya membalas dgn 😁😊

Keesokan harinya aku yakin ini bakal jdi bahan obrolan pagi semua teman di ruangan. Ok baiklah hari ini aku haruss siap pasang muka cuek dn jwbn yg tak pass mantap hehe. Dan taraaa.. benarr baru masuk dn duduk lngsung temaku blng siapa yg ketik surat bulan maret?? Smua ketawa terpaksa aku hanya ikut tertawa dn menjelaskan iya maaf ada keg bln maret jdi aku pikir sdh bln maret dn kmbli smua tertawaa.. aku hanya senyum menahan maluu dn berkata dlm hati konsentrasi fokus fokuss jgn ngulang lagii.. 😊😊😊

My Diary

ocean twelve

Beberapa tahun silam.. aku pernah tinggal di kota kecil di sebuah kabupaten di timur indonesia. Terletak cukup jauh dari perkotaan. Ketempat ini kami harus menaiki feri atau speedboat kurang lbh 30 menit setelah itu naik lgi mobil kurang lbh 1 jam baru sampai di tempat tinggalku. Jauhh iya sangat jauh hehe.. kami pindah mengikuti kepindahan papa di sini. Suasana kota ini sangat asri, udara segar dn sangat tenang lebih tepatnya sunyi karena masyarakat di sni jarang kluar rmh dn hampir tak ada bangunan tinggi di sni.. sangatt desaa. Padahal ini ibukota kabupaten lho 😁.. jalanannya besar dn lebar tpi tak ada kendaraan yg lalu lalang hampir 2 jam sekali kmi mendengar bunyi kendaraan.. πŸ˜ƒ jdi kalau menunggu angkot di sni harus super sabarrr.. dn aku lebih memilih jalan kaki ketika tidak diantar papa k sekolah.

Awal aku tinggal di sni cukup stress hari-hari pertama penuh tangiss karena dulu kami tinggal di kota yg ramai dn di komplek perumahan jadi sama tetangga sudah sangat akrab dn bnyk teman di sna. Disni tak satupun org dikenal.. asingg sangat asingg.. rumah kami terletak paling ujung dn setelahnya jalanan.. Para tetangga hampir tak pernah kelihatan rupanya.. aku stiap siang sering berdiri di depan rumah menunggu ada org yng bisa kuajak kenalan hehe.. tapi tak satupun org kutemui. Terlalu sunyi πŸ˜‘

Halaman rumah Dinas yg diberikan utk papa tinggali sngat luass dn besar. Sore itu aku duduk dpn rumah memandang laut. Alhamdulillah rumah kami terletak depan pantai jadi salah satu yg bisa membuat sedikit bahagia. Asyik melihat pemandangan aku bertemu seekor kucing aku mulai berkenalan dengannya. Kucing itu kuberi nama pussy. Hari-hariku mulai berubah aku mulai menikmati tinggal di sini apalgi aku punya seekor kucing yang bisa kuajak bermain. Beberapa bulan kemudian ada seekor kucing lgi kutemui mungkin pacarnya si pussy dia ingin mengenalkan padaku. 😊 jdilah merak berdua menjdi temanku kuberi nama dia iwa* πŸ˜ƒ… Akhirnya merka punya anak 2 ekor kmdian bertmah 4, 6 sampai 12 ekor..πŸ€—πŸ€— klga besar mrka kuberi nama ocean twelve.

Petualangan pun dimulai aku mulai punya kesibukan mengurusi keluarga ocean twelve itu yg disingkat OCT. Tiap hari aku yg menyiapakn makanan, memandikan dn mengajari mereka bermain. Di saat jam makan aku sering memanggil nama mereka satu persatu kmdian merka berbaris rapi dn mulai menyantap makanan yg kuberi. Ternyata tetangga di samping rmh kami mendengar stiap kali aku memanggil mereka. Dann bbrpa hri kmdian tetangga samping rmh mulai keluar dn menegurku katanya itu “siapa yg dipanggil?? Tiap hri kmi dgr bnyk org yg dipanggil”. Aku senyum dn hampir tertawa tpi aku tahn lalu aku jwb.. itu nama kucingku” dia kaget menatapku tajam lalu berlalu pergi. Mungkin dia syok dn tak percaya hehe.

Di suatu sore yg cerah aku diminta mama beli roti utk sarapan pagi esoknya jadilah aku pergi dn kakakku.. ternyata dlm pjalan tanpa sepengetahuan kami keluarga OCT itu mengikuti kami dri belakang ternyata bnyk tetangga mulai keluar rmh mgkn penasaran knp ada kucing sbnyk itu mengikuti kmi dri belakang 🀣🀣 akhirnya tanpa disadari kami mulai mengenal para tetangga.. dn entah kenapa suana sunyi senyap itu berubah menjadi ramai bahkan sangat ramai, aku sampai sdh pnya bnyk teman alhamdulillah.. tak kusangka hobby suka kucing ini membwa berkah masyaallah 😍😍 keluarga OCT terus bertambh bhkan sangat banyak hingga pd hri itu bda shalat sibuh tiba2 mamaku mendgr suara spti ada tabrakan pd saat hendak membuang sampah ternyata itom kucingku yg ditabrak larii olh pengendra yg sedang mabuk kla itu crita mamaku akhirnya aku dn kakakku bergegas lari tapi sdh tlmbt kulihat darah mengalir dri mulutnya seketika air mata kami pun tumpah itommmm.. teriak kami.

Matahari mulai menampakkan sinarnya kmi mulai membungkus mayat itom dgn kain utk dikuburkan diiringi isak tangis dengan bbrp raungan pra klga OCT yg lain mrka seolah thu bhwa ada yg pergi meninggalkan mereka. Suasna begitu haru entahlah kmi begitu mgkn kmi sdh lama bersama apalagi itom dia yg paling setia menemani ketika ada teman yg kami tnggu.

Life must go on.. aku tdk blh tlalu larut dlm ksedihan masih bnyk yg butuh utk diurusi klga itom yg lain.. Akhirnya kmi mulai terbiasa tanpa itom, saudara seangkatan itom sdh kawin dn pnya anak yg bnyk entalah brp bnyk klga OCT ituu krna kadang ada yg dtg dn pergi jdi aku sdh tdk menghitungnya lagi hehe.. Dan kami begitu menikmati momen indah ini

Hingga hari itu tiba senin akhir bulan nopember tahun 2002 saat papa mengatakan bahwa akan pindah lagi k Kota yg lain krna akn ditugaskan di sna.. Bagai disambar petir aku menerima berita ini diam tak membals ucapan papa di pagi itu tpi aku langsung terisak dn bergegas meninggalkan papa msh dlm diam. Knp pindah lagi?? Haruskah aku berpisah dgn teman2 lagi? Haruskah aku meninggalkan kelgra OCT?? Kataku didepan cermin dgn air mata yg perlahan menetes.

Malamnya papa berbicra baik2 padaku bhwa bsk km sdh bs pindah sklh alhamdulillah sekolah yg bru sdh acc tinggal bsk km k skul pamit sm guru dn teman2.. aku hnya diam dn mengangguk pelan lalu meniggalkan papa. Malam itu saat aku menyediakan makan malam utk klga OCT entahlah smua jdi bgtu terharu apakah ini makan malam terakhir?? mereka jga bgtu manja padaku merka meraung ingin diperhatikan stu persatu aku mengelus dn memeluk mereka dgn isak tangis seoalh tidak akn berjumpa lgii..

Hari itu pun tiba pagi ini saat terakhir aku berjumpa dgn klga OCT, papa sdh siap bergegas berangkat aku minta wktu sbtr utk btrmu mrka terakhir kali.. kami saling menatap dn smua mendekat padaku air mata sdh tdk bs dibendung tergdr suara papa memanggilku aku bergegas lari smbil menyeka air mata menuju mobil dgn diikuti klga OCT yg jga berlari.. aku masuk k dlm mobil dgn menahan isak memandang mereka smpai mobil melaju kencang dn mereka sdh tak terlihat..😭😭😭

sayangnya tak ada stupun foto kebersamaan kita yg aku abadikan, tak apa biarlah ini menjadi kenangan indah untuk dikenang.. 🌷🌷🌷

My Diary

Heii Mischa… I Hate u But I Miss U

Mischa ini bukan nama sebuah daerah dan bukan pula nama beruangnya marsha.. 😊 dia adalah nama salah seorang sobat aku hmm.. sobat?? Entahlah bisa dibilang seperti itu.. 😁

Perempuan yang terpaut usia 2 tahun dariku ini perawakannya manis, sifatnya terlalu baik hati dan agak aneh menurutku (semoga sja dia tidak baca postingan ini hehe πŸ˜…πŸ˜„)

Beda usia 2 tahun tapii kadang aku bingung karena dia terlalu kekanak kanakan..😌. Memang benar dewasa adalah pilihan πŸ€”. Oke cukup! Itu sekilas perkenalan singkat tentang dia.

Cerita ini bermula suatu waktu saat aku sakit jadi beberapa hari tidak beraktifitas. Dan spti biasa stiap sakit aku tak pernah bersahabat dengan handphone. Hp disilent, smua notifikasi tak pernah dibca jdi setelah sembuh dri sakit aku harus klarifikasi dan konfirmasi banyak hal. Sedikit sok sibuk hehe πŸ€“πŸ˜Ž.

Saat aku sakit Kak Mischa (biasa aku memanggilnya) menelponku berkali-kali hampir sktr 15 panggilan tak tjwb dri panggilan telpon maupun WA dn aku baru melht itu 2 hri setelahnya. Ternyata ada masalh jdi aku diminta konfirmasi.

Karena penting dan sdh agak mendingan sakitnya aku membals WA dn meminta maaf krna tdk menjwb tlpnya krna aku sedang sakit kataku. Dia membalas kmudian menceritakan masalah yg sedang terjadi. Karena ini ada hubungannya dengan sahabat nano-nanoku itu maka aku katakan akan konfirmasi dlu pdanya. Kemudian dia membalas “baik aku tunggu konfirmasinya”.

Setelah beristiht kurng lebih 4 hri alhamdulillah sakitku sembuh. Aku teringat janji akan konfirmasi suatu hal pda sahabat nano-nanoku itu. Aku menghubunginya untuk ajak ketemu dn dia mengiyakan. Jam istirhat kantor kami bertemu aku yg dtg k kantornya, kemudian kmi pergi membeli makanan.

Sambil menuggu makanan dibungkus aku mulai bercerita “kak, kemarin kak Mischa tlp katanya bla bla bla…” kemudian sobat nano-nanoku ini menjwb “iya sdh Mischa sdh menelponku dn menceritakan smuanya bla bla bla” Haaaaa aku kaget dn bertnya lagi “apa kak??!! Kak Mischa sdh tlp kaka?? Iya jawabnya singkat.

Seketika selera makanku berubah tak berselera dan tak fokus dengarkan crita lain dri sahabat nano-nanoku itu. Aku bercerita dgn penuh semangat seolah-olah berita ini baru aku yang tahu tapi ternyata sdh terlalu basi. Saat itu ingin bertemu Kak Mischa dn kuteriakkk Mischaaaa I hate u benci benci benci.😀😀😀

Pulang kantor aku betekad akan menanyakan ini. Aku WA tpi tdk jadi jdi WAnya aku hapus. Tiba-tiba dia membalas “koq dihapus?? Dosa loh buat org penasaran” karena dia merespon berarti ini saatnya beraksi.😎

Aku memulai “maaf kak tdi itu sy mau tnya ini “kaka sdh konfirmasi k Kak sahabat nano-nano??” Tak ada blsn lama.. Dia jwb “tidak” kmdian aku bertanya lagi “yakin belum dicritakan” kmdian dia menjwab “sdh sy sdh telpon lngsung sahabt nano-nano untuk konfirmasi, maaf tdi itu cuma bercanda” mendengar jwbnnya aku lngsung mjwb “apa kaka??? Bercanda?? Masalah segede ini bwa bercanda?? Ya Allah bisa tdk kaka lht situasi dn kondisi utk bercanda”πŸ˜”

Dia terdiam lama kmdian menjelaskan panjang x lebar bla bla bla dn terus minta maaf.. karena msh jengkel aku hnya merespon kenapa “tidak jujur sja kaka kan aku tidak perlu berkoar-koar smpai skt mulut utk cerita yg sbnrnya sdh basi.. hadehhh 😧😀

Dia tetap menjelaskan bla bla bla hmpir berpuluh2 pesan WA masuk.. hmmm.. jiwa anehnya mulai muncul gumanku. Aku tak menggrubisnya Dn utk mengakhiri percakapan ini aku blz ” Kaka tdk plu menjelaskn lagi qadarallah smua sdh terjadi, lain kali kaka hrs jujur. Ok.” Dia hnya memblas “iya, maaf”. Selesai percakapan.

Kadang kejujuran itu pahit utk disampaikan tapi alangkah indahnya utk disampaikan agar lebih tenang.. Akupun masih berusha belajar jujur. Insyaallah

The end.

Ditulis dengan emosi memuncak dan berakhir dengan senyuman maniss.. 😊


meRayakan keMatian

Subuh itu terdengar pengumuman di Masjid dekat rumah : “Innalillahi wa Innaillahira’jiun telah berpulang ke rahmatullah…………………………………………………………………………………………………” Hening subuh seoalah terhenti dengan pemgumuman itu.. innalillahu wainnalillahi raji’un ucapku tatkala mendengar pengumuman itu. Sepertinya yg meninggal adalah seseorang yang tak jauh dri tempat tinggalku. Aku bergegas menyelesaikan bbrpa pekerjaan krna sbtr siang ada pertemuan rutin. Selesai mengikuti pertemuan rutin aku menunggu temanku karena kami janjian akan k rmh teman untuk meminjam buku.

Sore menjelang magrib tiba-tiba kami dapat sms dn innalillahi ini juga sebuah berita duka bhwa salh seorng teman kami bapaknya meninggal innalillahi wainnalillahi raji’un sungguh kematian adalah nasehat yang paling berharga. Hari ini dua berita duka aku dengar merinding rasanya teringat akan msh bnyk dosa dan kesalahan Astagfirullah ya Rabb ampuni kami.

Kami memutuskan untuk pergi melayat ke rumah duka bda shalat isya. Tepat pukul 21.00 kami smpai di rumah duka terlihat bnyk skali org yg berda di sna. Isak tangis klga yang ditinggalkn begitu terdengar jelas. Kami memasuki ruang tamu dn bertemu dgn teman kami. Yaa.. Matanya sembab, suaranya parau dia msh terlihat menangis saat menyambut kami. Yaa spti itulah kematian akan selalu meninggalkan kesedihan yg mendalam bgi yg ditinggalkan.

Kami berusha menenagkannya, mengingatkannya bahwa ini tidak lepas dari takdirnya Allah dn pasti kita smua disini juga akan menyusul hanya menunggu waktunya sja. Dia sedikit terhibur kemudian dia menyeka air mata yg terus menetes dipipinya.

Tiba-tiba pemandangan aneh terlihat olehku, dibag belakang suara begitu riuhh terdengar ada apa? Gumanku. Ternyata setelah kulihat smua sibuk menyiapakn makanan utk para pelayat? Dengn tawa yg sesekali kudengar. Aku geram ingin berteriak saat itu memberitahu mereka tpi aku berusha menahannya.

Heiii apa yg kalian lakukan? Kalian sedang apa? Tidakkah kalian lihat disni ada org yg menagis karena kelihangan org yg dicintainya?? Tidakkah kalian lhat disini ada anak yg kehilangan bapaknya?? Tidakkah kalian dengar isak tangis dri klga yg ditinggalkan? Tidakkah kalian sadar.. ini bukan pesta perayaan kematian. Sehingga kalian begitu sibuk mempersiapkn makan yang enak utk kami yg hadir.

Apakah kalian akan merayakan kematian ini?? Astagfirullah… Ada apa ini?? Apa yg mereka lakukan. Aku bahkan tak ingin mencicipi makan dn minuman yang disediakan. Bukankah seharusnya kita yg membantu kesulitan mereka? Ya Rabb seoalh kami berda di acra perayakn kematian begitu bnyk makanan dn minuman dn ada tenda jga yg sudah dipasang di depan.

Hatiku sakit melihat ini semua, aku tak ingin berlama-lama di sni. Setelah lama bercerita dgnnya kami pulang dengan memberi sedikit bantuan dana utk klga merka smga bisa membantu kata kmi. Kami pamit memeluk teman kami sambil terus menguatkannya kmudian bersalamn dgn mamaxnya yg msh terus mengeluarkan air mata. Kami hnya bisa mengucapkan sabar dn berdoa smg Allah memberi kesabaran. Aamiin.

Berjalan pulang dri rumah duka ini kami tak mencicipi satupun makanan dn minuman yg disediakan. Kami berdoa semoga Allah memberi kalian smua taufik dn pentunjulNya sehingga kalian tidak merayakan kematian ini tapi justru mengambil pelajaran dan menjadi nasehat yang berhga untuk kalian dn kam. Aamiin